Berkenalan Dengan Algoritma Google

Mengenal Algoritma Google

Jika Anda mulai merambah dunia SEO (kalau belum, bisa mulai dengan membaca tulisan saya sebelumnya tentang belajar SEO bagi pemula), Anda akan akrab dengan frasa “algoritma Google”. Sering, pelaku SEO heboh karena ada update atau pembaruan terbaru tentang Google’s algorithm atau algoritma Google.

Apa sih yang dimaksud dengan algoritma Google dan mengapa terkesan penting banget bagi SEO? Simak tulisan ini dan semoga Anda menemukan jawabannya di sini!

Apakah algoritma Google itu?

Sebelumnya, kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan algoritma. Algoritma adalah seperangkat aturan untuk menyelesaikan masalah dalam sejumlah langkah terbatas. Dalam bahasa komputer, algoritma adalah seperangkat perintah untuk melakukan tugas tertentu.

Jika Anda mencari informasi lewat Google dan memasukkan sebuah kata kunci, Google akan memberikan hasil pencarian sesuai kata kunci tersebut. Apa yang bisa memampukan Google menentukan situs mana yang dimasukkan hasil pencarian, situs mana yang layak ditampilkan di halaman pertama, dan mana saja yang tidak? Jawabnya: algoritma.

Dengan rumusan tertentu, Google membangun sebuah algoritma yang digunakan untuk memberikan hasil pencarian yang sesuai kata kunci, dan secara implisit, sesuai dengan yang dimaui oleh pengguna.

Sebagai praktisi SEO, yang berupaya agar website yang ditangani bisa muncul di peringkat atas hasil pencarian Google, pastilah sangat penting untuk memahami algoritma yang dipakai oleh Google. Dengan pemahaman itu, praktisi SEO bisa menerapkan taktik dan strategi yang tepat, dan menghindari praktik-praktik yang merugikan.

Algoritma yang tidak sederhana

Algoritma yang dipakai Google bukanlah algoritma yang sederhana, namun kompleks tiada tara. Tidak hanya satu algoritma yang dipakai, melainkan lebih dari satu. Serangkaian algoritma diterapkan untuk memastikan hasil pencarian mendekati yang diharapkan oleh pengguna.

Ada lima faktor utama yang membantu menentukan hasil yang ditampilkan untuk kueri atau kata kunci yang Anda masukkan:

  1. Menganalisis kata penelusuran
  2. Mencocokkan penelusuran Anda
  3. Memberi peringkat halaman yang berguna
  4. Menampilkan hasil terbaik
  5. Mempertimbangkan konteks

Demi terlaksananya lima hal di atas dengan baik dan benar, Google mengembangkan algoritma yang terus menerus diperbarui sehingga sekarang mesin pencari Google boleh dikatakan semakin pintar dibandingkan yang terdahulu.

Update atau pembaruan algoritma Google

Setiap tahunnya, Google melakukan update algoritma ratusan kali. Iya, Anda tidak salah baca. Ratusan kali pembaruan dilakukan, misalnya di tahun 2018, ada 3.234 update. (Sumber: moz.com)

Google selalu melakukan pembaruan agar mesin pencari mereka semakin mendekati apa yang diinginkan oleh pengguna. Untuk itu, mesin pencari mereka harus “cerdas” dan bisa membedakan halaman-halaman situs yang berharga, maupun yang fabricated alias diada-adakan.

Di awal jaman kemunculan Google, banyak praktik yang dilakukan yang bertujuan “mengakali” Google. Misalnya perkara keywords. Karena pentingnya peran keywords, orang mencoba mengelabui Google dengan memasukkan sebanyak mungkin kata kunci, baik itu yang relevan maupun tidak relevan dengan isi situs. Cara itu sempat berhasil, sampai Google melakukan pembaruan dan menyapu bersih praktik kotor seperti itu.

Itu adalah salah satu contoh pentingnya memahami pembaruan atau update yang dilakukan oleh Google.

Kita pasti tidak sadar jika algoritma Google berubah setiap harinya. Namun, ada pembaruan besar-besaran yang diketahui publik.

BERT update

Yang dirilis baru-baru ini di bulan Oktober 2019 adalah update yang disebut dengan BERT.

Kalau sebelumnya, setiap update selalu ramai disambut dengan berbagai trik untuk “mengakali pembaruan tersebut, kali ini untuk BERT, para pakar berkata senada: jangan coba mengoptimasi BERT. Dalam bahasa yang lebih sederhana: jangan coba-coba mengakali atau mengelabui BERT.

BERT berfungsi untuk membantu Google memahami keinginan para pengguna saat mereka memasukkan kueri dalam bahasa mereka. Kecerdasan buatan sangat kental dalam update kali ini. Karena itu, saran terbaik untuk menghadapi update BERT adalah dengan memperkuat konten Anda. Tulislah konten yang berkualitas baik dengan tujuan pembaca Anda, bukan menulis untuk mesin pencari. 

*****

Semoga artikel singkat ini bisa memberikan pemahaman umum tentang update algoritma Google, dan bisa membangkitkan minat Anda untuk belajar SEO lebih jauh.

Tertarik mendapatkan update dari blog ini secara rutin? Berlangganan yuks! No spam, guaranteed!​