Panduan Belajar SEO Bagi Pemula

Mulai Belajar SEO Dengan Panduan Sederhana Ini

Jika Anda sering menyimak percakapan seputar dunia digital, Anda pasti pernah mendengar kata “SEO”. Apa yang dimaksud dengan SEO itu dan apa saja yang perlu Anda tahu, agar Anda tidak disesatkan oleh banyak guru palsu di luar sana?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization. Kalau di-Indonesia-kan, jadi optimisasi mesin pencari. Lengkapnya, mengoptimasi kinerja website Anda agar tampil ciamik di mesin pencari seperti Google.

Tampil ciamik, apa maksudnya?

Maksudnya, jika seseorang menggunakan mesin pencari dan memasukkan kata kunci (populer disebut: keywords), website Anda bisa tampil di peringkat atas alias di halaman pertama, mengalahkan website-website lainnya.

Agar bisa tampil di halaman pertama (page one), banyak cara yang bisa dilakukan.

Dengan menggunakan iklan berbayar, misalnya.

Atau menggunakan SEO.

SEO ini sebenarnya gratis. Namun karena tidak semua orang menguasai teknik SEO, maka bermunculan para ahli SEO, baik yang perseorangan maupun company. Dan pasti, mereka memungut biaya apabila kita hendak menggunakan jasa mereka.

Meskipun Anda memilih untuk menggunakan jasa ahli SEO, namun tidak ada salahnya Anda memahami sedikit tentang SEO, sehingga Anda bisa menentukan ahli mana yang layak Anda pekerjakan, dan mana yang abal-abal.

*****

Seperti saya singgung di atas, SEO adalah optimisasi mesin pencari. Banyak teknik SEO yang digunakan, dan seperti juga ilmu pada umumnya, ada ilmu hitam dan ilmu putih, di SEO pun ada pembagian dunia keilmuan seperti itu.

Ada tiga kategori teknik SEO:

  • Black Hat SEO.
    Bisa dibilang ini adalah ilmu hitam-nya dunia SEO. Yang namanya ilmu hitam, pasti terlarang dan melanggar aturan. Demikianlah. Praktik yang termasuk dalam black hat SEO melanggar aturan Google, mesin pencari paling ampuh saat ini. Sudah tahu melanggar aturan, mengapa banyak yang pakai? Seperti ilmu hitam, ini seperti jalan pintas untuk meraih tujuan. Namun, resikonya besar sekali. Jika Anda tertangkap menggunakan black hat SEO, website Anda bisa kena pinalti, di-banned oleh Google dan tidak akan terindeks, yang akibatnya tidak akan muncul di hasil pencarian. Gawat, bukan?
  • White Hat SEO
    Ini kebalikannya black hat SEO, merupakan ilmu putih yang memraktikkan teknik-teknik SEO sesuai aturan dan panduan dari Google. Teknik yang termasuk white hat SEO terjamin aman, meskipun waktu yang dibutuhkan lebih lama karena semua proses dibiarkan terjadi secara alami.
  • Gray Hat SEO
    Gray hat SEO adalah area abu-abu. Teknik yang digunakan tidak termasuk dalam area black hat, namun juga tidak sepenuhnya white hat. Pengkategorian ini bersifat dinamis, ya, jadi bisa saja satu teknik yang sekarang dianggap gray hat, kemudian hari dianggap sebagai black hat.
Kita akan bahas lebih detail lagi mengenai black hat, white hat dan gray hat SEO di tulisan berikut. Paling tidak, sekarang Anda bisa memastikan ke agensi atau SEO master yang ingin Anda gunakan jasanya, teknik apa yang mereka pakai dan apakah aman dari pinalti Google.
 

On-page dan off-page SEO

Makhluk apa pula ini, bah? Ini salah satu pengkategorian teknik SEO berdasarkan wilayah penggunaannya.
 
On-page berarti optimisasi yang dipraktikkan di website Anda sendiri. Misalnya, optimasi keywords. Atau, pengaturan struktur website.

Sebaliknya, off-page berarti optimisasi yang dipraktikkan di luar website Anda. Misalnya, link building, yaitu upaya membangun tautan dari website-website lain yang mengarah ke website Anda. Diharapkan, jika banyak website yang kredibel merujuk ke website Anda, berarti website Anda dipandang sebagai kredibel juga, di mata mesin pencari.

Link building masih acap digunakan, namun hati-hati, jika Anda atau SEO master Anda membangun link building secara berlebihan, ini bisa masuk ke black hat SEO dan pinalti Google akan menanti Anda.

Keywords adalah kunci

Ya namanya juga keywords yang berarti kata kunci, pastinya adalah kunci dong.

Apa sih keywords itu?

Keywords adalah kata-kata yang Anda masukkan di mesin pencari untuk menemukan informasi yang Anda butuhkan. Misalnya, bisa jadi Anda mengunjungi website ini setelah googling dengan keywords: “suzana widiastuti”. Misalnya lho ya.

Nah, pastinya bukan hanya website Anda yang menggunakan kata kunci tertentu. Bisa jadi pesaing atau kompetitor Anda, juga menggunakan kata kunci tersebut. Agar website Anda muncul di posisi lebih atas dibandingkan website pesaing, untuk itulah teknik SEO bermain.

Keywords yang Anda gunakan harus didefinisikan secara tepat. Percuma jika Anda jualan sepatu, namun Anda menyasar keywords “topi”, misalnya. Kalaupun ada pengunjung yang nyasar mengklik tautan ke website Anda, bisa dipastikan mereka akan segera tutup jendela browser karena mereka mencari “topi” tapi website Anda isinya sepatu doang. Di mata Google, ini tidak sehat, jadi percuma menggunakan kata kunci yang tidak relevan dengan isi website maupun produk Anda.

*****

Demikianlah, beberapa konsep tentang SEO yang wajib Anda tahu. Perlu juga Anda camkan, bahwa mesin pencari semakin lama semakin pintar. Cara mereka berpikir semakin mendekati cara otak manusia saat mencari sesuatu.

Karena itu, apapun teknik SEO yang Anda gunakan, usahakan semuanya berjalan secara natural. Meskipun optimasi website itu penting, ingatlah selalu bahwa tujuan akhir Anda membuat website adalah pengguna yang merupakan manusia. Bukan mesin pencari. Buatlah konten yang menargetkan manusia sebagai pembacanya, bukan mesin pencari. Dan jauhi cara instan.

Di tulisan-tulisan mendatang, kita akan gali lebih dalam tentang istilah-istilah yang bertebaran di tulisan ini. Stay tuned, okay!

Tertarik mendapatkan update dari blog ini secara rutin? Berlangganan yuks! No spam, guaranteed!​